Dapatkan Penanganan yang Tepat, Kenali Perbedaan Kulit Sensitif dan Kulit Sensitized – sweet post

Kamu memiliki kulit yang super sensitif hingga kulit wajah memerah karna terkena paparan sinar matahari?  atau kamu pakai produk perawatan wajah yang salah langsung mengalami masalah seperti breakout dan berjerawat? hal tersebut bukan dari kulit sensitif, melainkan hal tersebut disebut kulit sensitized. Yuk, cari tahu perbedaan kedua jenis kulit ini.

 

Kulit Sensitive

Kulit sensitive merupakan kondisi genentik di mana pemiliknya terlahir dengan kondisi skin barrier yang secara alami tidak mampu untuk mencegah iritasi dan alergi terhadap hal-hal di sekitarnya. Gejala kulit sensitif tidak hanya muncul di wajah, tetapi juga bisa di bagian tubuh lain seperti lengan dan kaki. beberapa jenis penyakit kulit yang sering menyerang kulit sensitid antara lain: eczema, rosacea, psoriasis. Kulit sensitif juga memiliki pigmen yang lebih sedikit, lapisan epidermis yang lebih tipis sehingga pembuluh darah terlihat dekat pada permukaan kulit. Faktor tersebutlah yang membuat pemilik kulit sensitif rentan mengalami kemerahan, iritasi dan sebagainya.

Pemilik kulit sensitif harus lebih berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit. Pastikan produk yang kamu pilih hanya memiliki sedikit daftar komposisi serta tidak terdapat parfum. Selain itu, hindari produk dengan kandungan anti bakteri, alkohol, retinoid, dan AHA.  Kamu perlu uji coba sebelum menggunakan produk pada keseluruhan wajah. Caranya adalah dengan mengaplikasikan produk pada area belakang telinga selama beberapa hari. Jika tidak ada reaksi iritasi, lakukan prosedur yang sama pada area sekitar mata. Jika setelah itu masih tidak ada reaksi, barulah Anda dapat menggunakan produk di seluruh wajah dengan aman.

 

 

Kulit Sensitized

Kulit sensitized merupakan kondisi dimana meningkatnya sensitivitas kulit karena faktor usia, produk perawatan yang dipakai dan gaya hidup.  Kulit sensitized bisa menyerang jenis kulit apapun karena terjadinya kerusakan pada skin barrier akibat berbagai faktor eksternal. Faktor eksternal tersebut antara lain polusi udata, over-exfoliate, prosedur medis, rokok, konsumsi alkohol, dan makanan yang kurang sehat. Gejala yang muncul di kulit sensitized hanya muncul di wajah akibat penggunaan skincare yang kurang tepat. Selain itu, kondisi sensitivitas yang bisa dilihat adalah sering timbul jerawat, kemerahan, kulit tampak kusam, meningkatnya produksi minyak, atau kulit tampak kering hingga iritasi.

Tips untuk mengatasi kulit sensitized adalah pertama, perbaiki skin barrier dengan bahan-bahan seperti ceramide atau jaringan yang mengikat skin barrier kamu. kedua, fokus pada skincare yang bersifat hydrating dan soothing dan gunakan bahan-bahan seperti squalane, glycerin, panthenol, dn aloe vera. Ketiga, hindari physical exfoliant seperti produk bertekstur scrub yang terlalu kasar karena akan merusak skin barrier dan membuat kulit menjadi kering. Keempat, gunakanskincare yang gentle dan hindari produk yang mengandung alkohol, fragrance, paraben, pewarna buatan, mineral oil dan bahan kimia berbahaya lainnya.

error: Content is protected !!