9 Kandungan dalam Skincare yang Tidak Boleh Dicampur atau Digunakan Secara Bersamaan

Demi mendapatkan hasil yang maksimal, tak jarang wanita menggunakan lebih dari satu jenis skincare. Karena memakai skincare routine yang berlapis tidak boleh sembarangan. Adapun beberapa kandungan yang terdapat dalam skincare tidak boleh dipakai secara bersamaan. Apa saja kombinasi kandungan skincare yang tidak boleh dipakai secara bersamaan. Simak pernjelasan berikut.

 

Baca Juga : 10 Rekomendasi Serum Hyaluronic Acid Terbaik, Atasi Masalah Kulit Dehidrasi

 

1. Retinol dan Salicyclic acid

Retinol adalah turunan dari vitamin A yang berfungsi untuk merangsang pergantian sel-sel kulit dan meningkatkan produksi kolagen. Retinol juga merupakan anti-oksidan yang mampu menangkal radikal bebas.

Sedangkan salicyclic acid memiliki fungsi untuk meregenerasi kulit dan mengatasi jerawat. Kedua bahan ini termasuk bahan aktif yang akan menimbulkan masalah kulit jika digunakan secara bersamaan. Masalah yang mungkin terjadi adalah kulit rentan radang dan iritasi.

 

Baca Juga : 5 Rekomendasi Produk Skincare Retinol Terbaik, Dalam Mengatasi Jerawat Hingga Mencegah Tanda-Tanda Penuaan Dini 

 

2. Retinol dan AHA/BHA

Retinol, AHA, dan BHA menjadi tiga jagoan dalam kandungan skincare yang dapat mengatasi berbagai masalah dalam kulit seperti jerawat, kusam, noda, sampai tanda-tanda penuaan. Namun jika tiga kandungan ini dipakai secara bersamaan baik retinol dengan AHA atau retinol dengan BHA dapat berpotensi membuat kulit menjadi kemerahan karena iritasi.

Kamu bisa mengalami kulit iritasi akibat over-exfoliated atau pengelupasan secara berlebihan. Kamu bisa menggunakannya secara bergantian, misalnya produk dengan AHA/BHA di pagi hari dan produk dengan retinol di malam hari.

 

Baca Juga : Rekomendasi Produk Retinol Untuk Pemula

 

3. Retinol dan Vitamin C

Vitamin C dan retinol merupakan bahan aktif yang ada dalam kandungan produk kecantikan. Penggunaan retinol dan vitamin C secara bersamaan bisa menimbulkan iritasi, pengelupasan, dan juga kemerahan. Kedua bahan ini bisa membuat kulit jadi lebih sensitif pada matahari sehingga justru bisa membuat kulit jadi mudah terbakar.

Cara menggunakan kedua bahan ini sebaiknya digunakan secara terpisah untuk hasil yang maksimal. Retinol yang merupakan vitamin A lebih sensitif terhadap cahaya. Jadi, sebaiknya kamu gunakan moisturizer yang mengandung retinol saat malam sebelum tidur untuk hasil yang maksimal. Sedangkan, vitamin C tidak seberapa reaktif terhadap cahaya matahari jadi masih aman untuk kamu gunakan saat siang hari.

 

Baca Juga : 10 Rekomendasi Pelembab “Moisturizer” untuk Remaja dengan Formula Ringan

 

4. Retinol dan Benzoyl peroxide

Kedua bahan ini dapat membuat kulitmu menjadi kering. Kedua memang dikenal ampuh mengatasi jerawat, namun kulitmu akan menjadi sangat kering jika menggunakannya secara bersamaan. Kulit yang kering akan rentan degan munculnya kerutan. Maka dari itu gunakan kedua bahan ini secara bergantian.

 

Baca Juga : 7 Step Skincare Routine Malam untuk Kulit Berjerawat

 

5. Vitamin C dan AHA/BHA

Vitamin C yang bersifat asam aktif akan merusak kerja AHA/BHA yang juga merupakan asam. Kerja AHA/BHA jadi tidak maksimal karena reaksinya yang tidak stabil. Sehingga, menggunakan keduanya akan membuat salah satu kandungan menjadi sia-sia dan tidak bekerja untuk memperbaiki kulitmu.

Cara menggunakan agar kandungan tersebut efektif digunakan ialah dengan menggunakan moisturizer yang mengandung vitamin C di siang hari saja dan exfoliator toner yang mengandung AHA/BHA di malam hari setelah mencuci muka.

 

Baca Juga: Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik

 

6.  Vitamin C dan Niacinamide

Kedua bahan ini bermanfaat untuk menghilangkan bekas jerawat dan merawat kulit yang terluka. Jika mengabungkan keduanya, justru bisa membuat kulit jadi iritasi dan menimbulkan jerawat. Niacinamide bisa membuat vitamin C tidak bekerja sehingga membuat kulit jadi kemerahan dan breakout. Jadi, lebih baik pilih salah satu,  skincare dengan kandungan vitamin C atau Niacinamide.

Jika ingin menggunakan dua bahan tersebut, gunakan pada waktu yang berbeda. Namun ada salah satu brand yang bisa menggunakan dua bahan ini secara bersamaan. walaupun begitu kamu tetep tetap cari produk yang bisa dipakai bersamaan dan tidak.

 

Baca Juga : 4 Rekomendasi Serum Wajah Dengan Kandungan Niacinamide 10%, Mampu Mengatasi Masalah Bekas Jerawat dan Kusam

 

7.  Glycolic Acid dan Salicylic Acid

Glycolic Acid dan Salicylic Acid merupakan dua kandungan yang berfungsi untuk menghilangkan sel kulit mati.  Namun jika digunakan secara bersamaan, hasilnya tak selalu jadi bisa lebih baik. Dua bahan ini bisa menimbulkan reaksi menyakitkan pada wajah jika digunaan bersama. Maka sebaiknya gunakan produk skincare dengan kedua kandungan ini secara terpisah.

 

Baca Juga : 7 Rekomendasi Ampoule Terbaik 2020, Bantu Atasi Permasalahan Kulit 

 

8. Vitamin B3 Atau Niacinamide dan AHA

Vitamin B3 atau niacinamide berfungsi untuk membantu memperbaiki struktur kulit. Kandungan ini dapat bekerja secara maksimal pada pH kulit yang netral tidak terkontaminasi sama sekali dengan asam. Sedangkan AHA memiliki pH yang asam sehingga apabila kedua bahan ini dipakai secara bersamaan hanya akan membuat kondisi kulit menjadi lebih buruk.

 

Baca Juga : 5 Rekomendasi Toner AHA BHA Atasi Kulit kusam

 

9. Oil based dan Water based

Air dan minyak tidak dapat bersatu karna minyak akan mengalahkan air dan kedua bahan ini tak akan bekerja dengan optimal dan malah memperburuk penampilan. Produk skincare yang oil based tidak pernah bisa disatukan dengan produk skincare water based. Formula pada skincare oil based menghalangi produk skincare water based menyerap ke dalam kulit.

 

Baca Juga : 10 Rekomendasi Serum Hyaluronic Acid Terbaik, Atasi Masalah Kulit Dehidrasi

 

 

1 Comments

Leave a Comment

error: Content is protected !!