Apa Itu Skin Barrier? Mengapa dan Bagaimana Cara Mengatasi Skin-Barrier yang Rusak

APA ITU SKIN BARRIER?

Skin barrier (Foto: freepik.com)

Moisture barrier (stratum corneum), yang juga biasa disebut skin barrier atau lipid barrier adalah adalah lapisan kulit terluar yang menjaga kulit dari berbagai macam faktor. Skin barrier bertugas untuk menghentikan faktor-faktor eksternal yang berpotensi merusak kulit. Semakin tipis skin barrier, maka akan semakin mudah kulit mengalami masalah baik itu jerawat, kemerahan, iritasi, hingga inflamasi.

 

Baca Juga : 5 Kesalahan Umum dalam Membersihkan Wajah yang Masih Sering Dilakukan

 

FUNGSI SKIN BARRIER DAN PENYEBAB 

SKIN BARRIER RUSAK

Ilustrasi Skin Barrier Rusak (Foto: freepik.com)

Skin Barrier memiliki peran yang sangat penting untuk perlindungan kulit dari berbagai macam faktor yang memicu kerusakan pada lapisan kulit terluar kita.  Moisture barrier juga merupakan “penahan” kadar air di tubuh kita yang jumlahnya hampir 60%. Moisture barrier terbentuk dari gabungan sel-sel, asam lemak yang mengikat sel-sel tersebut, serta natural moisturizing factors.

Penyebab Skin barrier atau moisture barrier rusak dikarenakan kulit terluar kita judah menerima pengaruh negatif  dari paparan sinar UVA dan UVB, debu, polusi, bahan kimia, infeksi bakteri, polusi. Penyebab skin barrier rusak (Faktor eksternal) dikarenakan kita malas menggunakan sunscreen yang meyebabkan kulit tidak terlindungi dari paparan negatif sinar UV dan kulit akan perlahan menipis serta kulit mudah kehilangan kadar air alaminya.

Penyebab Skin barrier rusak dari segi faktor internal ialah kebiasan menggunakan skincare yang asal-asalan. Seperti hal nya kamu penasaran ingin mencoba banyak skincare yang sedang tren, atau tidak menggunakan skincare sesuai kebutuhan kulit, atau menggunakan skincare secara berlebih.

Salah satu contoh penyebab skin barrier rusak seperti melakukan eksfoliasi kulit terlalu sering dan pola hidup yang tidak sehat (merokok, alkohol, dan kurang mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan air putih).

 

Baca Juga : Pernah Dengar Apa itu Probiotik? Ini Manfaat Probiotik dalam Skincare

 

CARA MEMPERBAIKI SKIN BARRIER YANG RUSAK

Foto: freepik.com

Cara memperbaiki skin barrier yang rusak ialah terapkan basic skin care seperti gunakan cleanser, toner, dan moisturizer saat malam dan tambahkan tabir surya untuk siang hari. Selain itu, hindari bahan-bahan bersifat astringen seperti alkohol dan witch hazel. Jika perlu, hentikan juga tindakan scrubing dengan bahan aktif maupun scrub dan beralih menggunakan chemical exfoliating

Ketika skin barrier terganggu, kulit butuh yang namanya istirahat dari penggunaan skincare yang bersifat agresif. Salah satunya ialah kulit menyerap kandungan skincare yang bekerja sebagai anti-aging, eksfoliasi dan mencerahkan.

Sebaiknya, lakukan puasa skincare. berarti, kulit tetap membutuhkan asupan skincare, namun berikan fokus pada menjaga kelembapan kulit saja. Gunakan skincare yang bersifat antioksidan, soothing, dan healing. Carilah skin care dengan kandungan seperti niacinamide yang dapat mendorong produksi ceramide, atau gunakan pelembap yang mengandung linoleic acid yang juga merupakan asam lemak Omega-6.

 

Baca Juga : 5 Vitamin yang Dibutuhkan Kulit dan Mencegah Penuaan dini

 

BERAPA LAMA WAKTU YANG DIBUTUHKAN UNTUK MEMPERBAIKI SKIN BARRIER?

Foto: freepik.com

Waktu normal yang dibutuhkan dalam memperbaiki skin barrier yang rusak ialan 1 minggu. Jika ingin mempercepat hasil yang baik, lakukan olahraga dan konsumsi makanan dan minuman, tidak merokok, dan tidur yang cukup, hindari begadang serta perbanyak konsumsi air putih.

 

Baca Juga :Rekomendasi Sunscreen Non-Comedogenic Terbaik

 

Artikel Terkait :

Leave a Comment

error: Content is protected !!