5 Cara Memilih Makanan Kucing

Bagi kamu pecinta kucing, pastinya ingin memberikan makanan terbaik untuk kesehatan kucing kita. Memilih makanan kucing merupakan hal penting yang dilakukan, terutama kualitas makanan. Kualitas makanan dipilih berdasarkan dari segi rasa maupun segi nutrisi yang terkandung dalam makanan kucing kita.

Terus bagaimana sih cara memilih makanan kucing yang terbaik buat anabul kamu? karena kucing memiliki selera makan dan kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda. Yuk, simak Penjelasannya dibawah ini.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Makanan Basah Untuk Kitten 

 

Cara Memilih Makanan Kucing

1. Pilihlah Tipe Makanan

makanan kering (Foto : freepik.com)
  • Makanan kering
    Makanan kering cocok dijadikan sebagai makanan utama karena sifatnya yang tahan lama dan harganya yang bersahabat. Selain itu, makanan kering membantu kucing untuk melatih gigi mereka serta berperan untuk mencegah akumulasi plak.
    Pemberian makanan kering pun praktis karena dapat menggunakan dispenser makanan kucing yang berkapasitas besar. Jika kucing kamu lebih menyukai makanan basah, bisa menambahkan sedikit air ke makanan keringnya.
  • Makanan Basah
    Jika memiliki kucing yang telah melemah daya gigitnya, berilah makanan basah. Selain memiliki lebih kandungan air, makanan basah memiliki lebih banyak varian rasa dibanding makanan kering.
    Makanan jenis ini bisa diberikan ke kucing yang sedang tidak nafsu makan. Perlu diperhatikan bahwa makanan basah cenderung lebih mahal daripada pakan kering dan tidak tahan lama.
  •  Gabungkan Makanan Kering dan Basah
    Tidak hanya manusia, kucing juga akan bosan jika makan itu-itu saja. Agar nafsu makannya tetap bagus, kombinasikan makanan kering dan basah. Contohnya, jika Anda telah memberi makanan kering dari salmon, beri juga makanan basah dari ayam. Sebaiknya, pilih kandungan utama yang berbeda supaya nutrisinya terpenuhi.
  • Berikan Snack untuk Lengkapi Nutrisinya
    Pemberian snack sangat dianjurkan saat kucing sedang kurang nafsu makan. Selain disajikan terpisah, kamu juga bisa menjadikan snack sebagai topping di makanan utamanya. Kucing yang sedang diet pun bisa dilengkapi nutrisinya lewat snack. Kamu bisa memberikan snack kering atau basah dengan beragam bentuk, seperti potongan daging, pasta, dan lainnya.

Baca Juga :10 Rekomendasi Makanan Kering (Dry Food) Kucing Terbaik

 

2. Periksa Pakan Kucing untuk Bahan yang Dapat Menyebabkan Alergi

Contoh daging sapi (Foto : freepik.com)

Makanan yang paling sering menyebabkan alergi pada kucing adalah telur, ikan, ayam, susu, dan daging sapi. Faktanya, mayoritas pakan kucing menggunakan bahan-bahan tersebut sebagai komposisi utamanya. Oleh karena itu, cek terlebih dahulu apakah kucing kesayangan kamu memiliki alergi sebelum memilih pakan untuknya. Untuk mendapatkan diagnosis yang tepat, periksakan kucing Anda ke dokter hewan.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Merk Makanan Kering Untuk Anak Kucing (Kitten) Terbaik

3. Sesuaikan dengan Kondisi Kesehatan Kucing

Kucing yang sedang sakit memerlukan nutrisi tambahan. Jadi, pilihlah makanan kucing yang diformulasikan khusus untuk kondisi tubuh tertentu agar asupan gizinya terpenuhi. Kondisi tersebut seperti pasca sterilisasi, kondisi tersebut berikan makanan yang tinggi protein dan bernutrisi untuk kucing.

Selain itu, Pilihlah formula khusus untuk melindungi kucing dari penyakit atau masalah berat badan. Sebagai contoh, ada pakan kucing tipe indoor yang dibuat untuk kucing yang senang berada di dalam rumah. Ada juga pakan kucing berkalori rendah untuk kucing yang sedang diet karena obesitas.

Beberapa produk juga dibuat khusus untuk menjaga kesehatan bulu kucing Anda dan mengatasi masalah hairball. Apabila kucing Anda memiliki penyakit seperti diabetes atau gangguan saluran kemih, jangan khawatir. Makanan kucing untuk kondisi tersebut pun tersedia di pasaran.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Merk Vitamin untuk Kucing Terbaik

 

4. Pilih Pakan Kucing Sesuai Tahapan Perkembangan Kucing

Kucing memerlukan asupan gizi yang berbeda di setiap tahapan perkembangannya. Berikan makanan yang kaya protein dan kalsium untuk anak kucing berusia kurang dari satu tahun. Kandungan tersebut penting bagi pertumbuhan otot dan tulangnya. Makanan yang sama juga bisa diberikan ke induk kucing sebagai nutrisi tambahan selama menyusui. Selain itu, anak kucing umumnya belajar makan dengan cara meniru induknya.

Untuk kucing dewasa berumur 1–6 tahun, berikan pakan kucing dengan gizi yang lengkap agar mereka tetap sehat. Sementara itu, kucing senior berumur lebih dari tujuh tahun sebaiknya diberi makanan yang rendah kalori. Anda juga dapat pertimbangkan pakan dengan formulasi khusus karena kucing senior rentan terkena gangguan ginjal.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Produk Pembasmi Kutu Kucing Terbaik

5. Sesuaikan Makanan dengan Ras Kucing

Produk makanan bisa disesuaikan berdasarkan ras kucing dan banyak dijual di pasaran. Pilihlah makanan yang dibuat khusus berdasarkan karakteristik masing-masing ras, seperti bulu. Beberapa merek menyediakan makanan khusus untuk kucing ras Angora, American Shorthair, Maine Coon, Persia, dan lainnya.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Produk Susu untuk Kucing Terbaik

 

Artikel Terkait :

Leave a Comment

error: Content is protected !!