5 Kandungan Skincare Alternatif Pengganti Retinol

Retinol merupakan salah satu bahan anti-aging yang terkenal sangat ampuh. Retinol juga sebagai anti-oksidan yang mampu menagkal radikal bebas dan mampu memperbaiki tektur kulit, pigmentasi serta warna kulit. Namun, retinol merupakan kandungan skincare yang cukup kuat. Sehingga mungkin di sebagian orang terutama pemilik kulit sensitif, retinol akan memiliki efek yang kurang menyenangkan.

Maka dari itu, ada beberapa kandungan skincare anti aging alternatif pengganti retinol, Simak penjelasan berikut ini!

Baca Juga :

Kenali Perbedaan Kandungan Retinol dan Peptide Sebagai Anti-Aging

5 Bahan Aktif untuk Anti Aging dan Melawan Penuaan

 

1. Peptide

Foto : shopee.co.id

Peptide adalah skin-restoring ingredient yang merupakan bagian protein aktif yang fungsinya mendorong  produksi kolagen dan meminimalisir kerutan pada kulit. Peptide memiliki manfaat untuk mengatasi permasalahan penuaan dini karena dapat menghasilkan protein yang dibutuhkan kolagen untuk berproduksi.

Kolagen merupakan salah satu kunci keremajaan kulit. Selain berhubungan erat dengan produksi kolagen, Peptide ini juga mampu memproduksi serat elastin yang dapat memelihara kulit agar tetap kencang.

Baca Juga : Somethinc Holygrail Multipeptide Youth Elixir, Samarkan Kerutan dan Garis Halus Pada Kulit Wajah

2. Bakuchiol

Foto: somethinc.com

Bahan aktif ini memang baru populer akhir-akhir ini. Bakuchiol berasal dari ekstrak psoralea corylifolia, sebuah tanaman obat yang banyak digunakan pada pengobatan tradisional di India dan Tiongkok. Khasiat dari bakuchiol serupa dengan retinol, yaitu sama-sama membantu mengencangkan kulit, meningkatkan elastisitas kulit, mengurangi kerutan dan garis halus, serta mengatasi pigmentasi.

Baca Juga : Somethinc Bakuchiol Skinpair Oil Serum, Alternatif dari Retinol

 

3. Ceramide

Foto : shopee.co.id

Ceramide merupakan kandungan lemak yang dapat ditemukan secara alami di kulit. Sekitar 50% kandungan  ceramide dapat ditemukan di kulit. Kandungan ini memiliki peran penting dalam melindungi kulit dan membantu kulit untuk terlihat lebih muda.

Ceramide bekerja dengan cara membentuk lapisan pelindung dan memberi kulit kelembaban yang lebih sehingga kulit dapat terhindar dari kerutan dan tetap kenyal. Kandungan ceramide juga aman digunakan oleh remaja.

Baca Juga : Trueve, Serum Lokal dengan Bahan Aktif untuk Mencerahkan, Jerawat dan Solusi Awet Muda

4. Sea Buckthorn

Foto : shopee.co.id

Sea buckthorn merupakan salah satu bahan skincare yang berasal dari buah-buahan. Sea buckthorn mengandung vitamin E, vitamin C, dan beta karoten yang merupakan bentuk awal vitamin A. Dengan begitu, sea buckthorn  mengandung tingkat antioksidan yang sangat baik.

Manfaat sea buckthorn untuk anti-aging antara lain meningkatkan produksi kolagen, meregenerasi sel-sel kulit, dan menjaga elastisitas kulit agar tetap kenyal. Keuntungan lainnya yaitu skincare dengan kandungan sea buckthorn ini aman digunakan di kulit berjerawat dan sensitif karena teksturnya yang ringan, tidak menyumbat pori-pori, dan bersifat anti-bakteri.

Baca Juga : 5 Skincare Serum Anti-Aging Lokal dari Somethinc

 

5. Rosehip Oil

Foto : instagram.com/trilogy_id

Rosehip oil merupakan minyak yang diekstrak dari tanaman bunga mawar liar. Rosehip oil mengandung asam linoleat dan berbagai vitamin yang bermanfaat untuk mencegah penuaan. Beberapa di antaranya yaitu vitamin A dan vitamin C.

Dalam berperan sebagai anti-agingrosehip oil memiliki manfaat meningkatkan kolagen, menyamarkan garis halus, dan mencegah keriput. Di samping itu, rosehip oil juga dapat membantu mencerahkan wajah, melembabkan, hingga mengatasi jerawat. Sehingga, rosehip oil cocok digunakan bagi pemilik wajah berjerawat yang ingin mencoba produk anti-aging.

Baca Juga : Cegah Penuaan dini dengan Somethinc Salmon DNA + Marine Collagen Elixir

 

 

Leave a Comment

error: Content is protected !!