Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Kerusakan Skin Barrier

skin barrier atau lipid barrier adalah adalah lapisan kulit terluar yang menjaga kulit dari berbagai macam faktor. Skin barrier bertugas untuk menghentikan faktor-faktor eksternal yang berpotensi merusak kulit.

Semakin tipis skin barrier, maka akan semakin mudah kulit mengalami masalah baik itu jerawat, kemerahan, iritasi, hingga inflamasi. Berikut beberapa penyebab terbesar yang paling memengaruhi kerusakan skin barrier beserta solusinya. Yuk, simak!

Baca Juga : Apa Itu Skin Barrier? Mengapa dan Bagaimana Cara Mengatasi Skin-Barrier yang Rusak

 

1. Faktor lingkungan

Foto : pexels.com

Faktor lingkungan juga dapat mempengaruhi kerusakan fungsi barrier.  Salah satu faktor lingkungan ini termasuk iklim tempat tinggal dan pencemaran lingkungan, seperti udara di dalam rumah, bahan kimia yang digunakan di tempat kerja, racun di udara, dan kabut asap, paparan sinar matahari.

Terlalu banyak terpapar sinar matahari juga dapat merusak dan membuat kulit tampak lebih tua, parahnya dapat meningkatkan terjadinya risiko kanker kulit. Sebagai alternatif saat berjemur maupun terkena paparan matahari di siang hari, biasakan untuk selalu menggunakan sunscreen dengan spektrum luas ke area wajah, leher dan dada dan area seperti tangan.

Gunakan sunscreen dengan minimal SPF 50 dan melakukan reapply setiap beberapa jam sekali. Pastikan juga untuk tidak pernah melewatkan penggunaan pelembap, karena pelembap lebih dari sekadar menambah hidrasi tetapi juga membentuk barrier pada kulit untuk mencegah polutan keluar.

Baca Juga : Rekomendasi Skincare Lokal Dari Kleveru yang Aman untuk Skin

2. Pola makan tidak sehat

Foto : pexels.com

Jika terlalu banyak makan yang tidak sehat, seperti makanan olahan, maka dapat sangat memengaruhi fungsi pelindung kulit, menyebabkan manifestasi fisik seperti jerawat, garis dan kerutan, serta kulit kering. Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi gula juga dapat menarik air dari sel-sel kulit, membuatnya berisiko mengalami dehidrasi dan menghancurkan kolagen

Solusinya ialah dengan menjaga pola makan dengan makanan sehat seperti sayuran hijau, buah-buahan dan sayuran berwarna hijau, serta lemak sehat (ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian), untuk memastikan kamu mendapatkan nutrisi baik untuk kulit kamu.

Baca Juga : Pelembab dari Dear Me Beauty untuk Memperkuat dan Memperbaiki Skin Barrier

3. Produk perawatan kulit kurang sesuai

Ilustrasi ( Foto : freepik.com)

Produk perawatan kulit yang tersedia, tak jarang terdapat formula yang mengandung humektan sintetis, emolien, wewangian, surfaktan, dan alkohol dengan kadar tinggi. Seiring waktu bahan-bahan ini dapat mengubah pH kulit yang memengaruhi fungsi skin barrier, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kekeringan dan iritasi, serta membuat kulit terbuka terhadap infeksi.

Oleh karena itu, pastikan untuk memeriksa label, dan pilih produk yang diformulasikan dengan bahan alami dan murni. Menggunakan produk dengan bahan-bahan alami yang bersifat lembut cenderung lebih efektif dan bermanfaat untuk memberikan kelembapan dan nutrisi pada kulit.

Baca Juga : 3 Moisturizer Lokal yang Mengandung Ceramide Bantu Perbaiki Skin Barrier

 

Leave a Comment

error: Content is protected !!