Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk

Ketika merawat anak kucing dari kecil dan tanpa induk memang memerlukan ketekunan selama beberapa bulan pertama. Kamu juga harus sabar untuk merawatnya karena biasanya anak kucing tumbuh besar bersama induknya. Tapi tak perlu khawatir, ini cara merawat anak kucing tanpa induk.

Baca Juga : 5 Cara Memilih Makanan Kucing

 

Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk

Foto : freepik.com

1.Bersihkan Anak Kucing

Jika menemukan anak kucing dari jalan, kamu perlu membersihkannya dulu sebelum membawanya masuk ke rumah. Untuk membersihkannya, jika kucing masih terlalu kecil, kita hanya perlu lap tubuhnya dengan kain basah yang hangat. Selain itu, kamu juga bisa gunakan tisu khusus untuk membersihkan kucing. Kita bisa mendapatkannya di toko perlengkapan hewan. Kalau langsung dimandikan, anak kucing bisa kedinginan dan sakit.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Shampo untuk Anak Kucing (Kitten) Terbaik

 

2. Menyiapkan Tempat yang Nyaman, Hangat dan Aman

Anak kucing memerlukan tempat yang aman, nyaman, dan hangat, apalagi tanpa kehadiran induk. Berikan tempat yang hangat untuk anak kucing. Karena kondisi tubuh anak kucing tidak sekuat kucing dewasa. Anak kucing rentan kedinginan dan sakit. Kalau suhu tubuhnya terlalu dingin, bisa berbahaya.

Oleh karena itu, pastikan anak kucing berada di tempat yang hangat. Kamu bisa menempatkan handuk sebagai alas tempat kucing dan juga menyalakan lampu agar terang dan kucing tetap hangat.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Merk Vitamin untuk Kucing Terbaik

 

3. Beri Susu Khusus Anak Kucing

Ketika merawat anak kucing atau terutama anak kucing yang baru lahir atau dibawah 4 minggu, kamu perlu memberi mereka makan seperti susu khusus anak kucing. Perlu diingat, yang diberikan hanya khusus untuk anak kucing. Jika diberikan susu yang biasa kita minum, pencernaan anak kucing itu bisa terganggu. Karena susu untuk manusia biasanya mengandung laktosa. Sementara kucing tidak bisa mencerna laktosa.

Jika anak kucing berusia seminggu atau lebih muda, kamu harus memberi susu formula kucing setiap dua jam sekali. Pada usia dua minggu barulah kita bisa memberi dia makan setiap empat jam sekali.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Produk Susu untuk Kucing Terbaik

 

4. Membantu Anak Kucing untuk Bersendawa 

Setelah anak kucing mendapatkan susu formula, jangan lupa untuk membantu anak kucing untuk bersendawa. Caranya dengan menepuk atau mengelus punggung anak kucing secara perlahan selama beberapa saat.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Merk Makanan Kering Untuk Anak Kucing (Kitten) Terbaik

 

5. Membantu Anak Kucing untuk Buang Air

Anak kucing yang masih di bawah satu bulan, biasanya tidak bisa buang air besar dan air kecil sendiri. Kita perlu mengusap bagian bokong anak kucing secara perlahan dan teratur, agar urin dan kotorannya keluar.

Baca Juga : 10 Snack Kucing Terbaik Yang Kaya Rasa dan Bernutrisi

 

6. Memperkenalkan Litter Box Kepada Anak Kucing

Setelah anak kucing berusia satu bulan, biasanya anak kucing mulai bisa berjalan, saatnya kamu memperkenalkan litter box. Taruh saja anak kucing di litter box, secara insting mereka akan mengaduk-aduk pasir saat ingin buang air. Kamu juga bisa letakkan anak kucing di litter box setelah diberikan makan atau susu formula.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Pasir Kucing (Cat Litter) Terbaik

 

7. Memperkenalkan Makanan Baru 

Jiak anak kucing kamu mulai bisa berjalan, kamu bisa memberikan susu pada wadah agar dia belajar minum. Jangan lupa memperkenalkan makanan baru kepada anak kucing, bisa berupa yang cair atau yang padat. Kamu bisa membelinya di pet shop.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Makanan Basah Untuk Kitten

 

8. Memeriksakan Anak Kucing ke Dokter Hewan

Biasakan untuk membawa hewan peliharaan untuk diperiksakan ke dokter hewan secara rutin atau berkala. Saat membawa anak kucing jangan saat mereka sakit saja, namun juga ketika sehat untuk memeriksakan kondisinya. Dan konsultasikan kapan kucing kamu dapat diberikan vaksin juga ya.

Baca Juga : Pentingnya Vaksin untuk Kucing Kesayangan Kamu

 

 

error: Content is protected !!