Jangan Panik! Ini Cara Mengatasi Efek Samping Vaksin Pfizer

Gerakan vaksinasi masyarakat Indonesia telah digencarkan. Setelah sebelumnya pemerintah mengadakan vaksin Sinovac dan vaksin AstraZeneca gratis, kini vaksin Pfizer mulai masuk dan didistribusikan ke beberapa wilayah Indonesia.

Pada sebagian orang, efek samping vaksin Pfizer ini akan terasa sangat tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Namun, kamu tak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

Baca Juga : Syarat dan Lokasi Vaksin Moderna di Jakarta, Khusus yang Belum Pernah Vaksinasi

1. Obat Penurun Panas

Salah satu efek samping usai vaksin yang umumnya dialami setiap orang, yakni mengalami demam (suhu 38 derajat Celcius atau lebih tinggi). Hal ini biasanya terjadi dalam kurun waktu 2 hari (48 jam) setelah mendapatkan vaksin dan akan hilang usai 2 hari. Kamu mungkin akan lebih berisiko mengalami demam setelah vaksin dosis kedua.

Jika kamu merasa tidak nyaman, minumlah obat penurun panas, seperti parasetamol atau ibuprofen. Apabila demam terjadi selama lebih dari 2 hari setelah divaksinasi, kamu mungkin harus segera mengisolasi diri dan menghubungi tenaga kesehatan untuk melakukan tes COVID-19.

2. Konsumsi Air yang Cukup

Dehidrasi dapat memperburuk efek samping yang mungkin kamu alami. Jadi, pastikan untuk minum banyak cairan sebelum dan sesudah vaksinasi COVID-19. Selain itu, konsumsi juga makanan yang bergizi seimbang untuk memulihkan tubuh yang mungkin terasa tidak enak saat mengalami beberapa gejala usai vaksin.

3. Kompres Dingin

Lengan tangan yang telah mendapatkan suntikan vaksin biasanya akan mengalami beberapa gejala tidak nyaman. Oleh karena itu, Kamu mungkin dapat menggunakan kompres dingin dari es batu atau kain dingin dan lembap untuk membantu mengurangi kemerahan, nyeri, atau bengkak di tempat suntikan yang diberikan. Kamu juga dapat mandi air dingin untuk memberikan efek menenangkan.

4. Hindari Aktivitas Berat

Meski melatih menggerakan lengan tangan yang divaksinasi adalah hal yang bagus, tetapi sebaiknya Kamu tidak melakukannya terlalu sering. Hindari juga untuk melakukan aktivitas berat usai vaksin. Pasalnya, kedua hal tersebut bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh yang pada akhirnya dapat memperburuk efek vaksin.

Sebagai gantinya, Kamu mungkin bisa bersantai selama 1-2 hari setelah vaksinasi. Namun, jika gejala tidak sembuh dalam kurun waktu 72 jam atau apabila kamu mengalami beberapa gejala pernapasan, seperti batuk atau sesak napas, segera hubungi dokter ya!

Sumber: orami.co.id

Artikel Terkait :

error: Content is protected !!