Kucing Lemas dan Tidak Mau Makan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sebagai pecinta kucing, melihat peliharaanmu dalam keadaan yang lahap makan, sehat, dan lincah tentu menjadi suatu kepuasan tersendiri, kan? Walaupun kamu sudah merasa merawat kucing peliharaan dengan benar, namun bukan berarti “anak bulu” ini bisa terbebas dari berbagai masalah, lho.

Salah satunya adalah kucing tidak mau makan dan tidur terus alias lemas, yang banyak pemilik langsung menyamakannya dengan ciri-ciri kucing mau mati.

Jangan keburu panik! Sebaiknya kamu pahami dulu beberapa penyebab kucing tiba-tiba lemas dan langkah penanganannya yang sudah dirangkum lengkap berikut ini.

Baca Juga : 10 Vitamin Kucing Terbaik, Bantu Tingkatkan Nafsu Makan hingga Melebatkan Bulu

Penyebab Kucing Tiba-Tiba Lemas, Tidak Mau Makan, Dan Tidur Terus

Ilustrasi Kucing lemas (Foto : freepik.com/wirestock)

Bagaimana cara mengetahui kucing lemas? Melansir laman WagWalking.com, hal ini dapat diketahui dari kucing yang kehilangan nafsu makan dan menghindari makanannya selama lebih dari 24 jam. Bahkan untuk anak kucing, hal ini dapat ditentukan apabila kelesuan ini berlangsung lebih dari 12 jam.

Selain kucing lemas dan tidak mau makan, ada pula tanda-tanda lain seperti keluar tidur berlebih, dehidrasi, muntah, diare, penurunan berat badan, pernapasan cepat, dan munculnya infeksi.

Lalu kenapa kucing lemas dan tidur terus? Melansir laman VCAHospitals.com, setidaknya ada beberapa penyebab kucing tiba-tiba lemas yang terdiri dari masalah medis dan non-medis yang dialaminya, seperti pada poin-poin berikut ini.

  • Permasalahan non-medis umumnya berkaitan dengan kucing stres dan kecemasan yang dialaminya. Hal ini dapat terjadi, misal karena tidak menyukai makanan, pindah ke rumah baru, adanya orang atau hewan baru dalam rumah, dan kebosanan.
  • Permasalahan medis berkaitan dengan mulut, kerongkongan, dan sistem pencernaan. Hal ini dapat menyebabkan kucing mengalami kesulitan menggigit, mengunyah, dan menelan makanan yang berujung pada kucing tidak mau makan dan lemas.
  • Permasalahan medis berkaitan dengan penyakit sistemik yang melibatkan seluruh metabolisme tubuh. Hal ini bisa menyebabkan kucing lemas tidak bisa berdiri, seperti penyakit jantung, ginjal, hati, kekebalan tubuh (imun), penapasan, pencernaan, hipertiroidisme, dan kanker.
  • Permasalahan medis berkaitan dengan alat gerak kucing, terutama bagian kaki. Kucing tiba-tiba lemas tidak bisa berjalan di antaranya dapat disebabkan oleh kecelakaan, kelumpuhan karena usia tua (geriatri), bawaan lahir, atau penyakit distemper.

Faktor lain juga bisa menjadi penyebab kucing tiba-tiba lemas, mulai dari keracunan, pengaruh obat-obatan, atau vaksinasi yang bisa menyebabkan penurunan nafsu makan dan tanda-tanda lainnya.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Makanan Basah Untuk Kitten

Cara Mengatasi Kucing Lemas Tidak Mau Makan

Ilustrasi Kucing lemas (Foto : freepik.com/wirestock)

1. Berikan Makanan Dan Amati Tingkah Lakunya

Pertama coba tawarkan makanan kesukaan kucing kamu. Dilansir dari laman Pets.WebMD.com, cobalah beri makanan yang bisa menstimulasi nafsu makan kucing, seperti hati atau tuna kalengan. Berikan dalam porsi kecil terlebih dulu untuk melihat respon kucing, di antaranya seperti mengendus, mengeong, atau mungkin menghampirimu.

Selain makanan di atas, kamu juga bisa memberikan makanan favorit kucing lainnya, misal ikan, kaldu, atau telur untuk tipe kucing yang memilih-milih makanannya.

Jika kucing tidak memberikan respon dan memakan makanan yang sudah kamu sediakan lebih dari 24 jam, ada baiknya kamu segera mendatangi dokter hewan terdekat.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Makanan Kucing Basah (Wet Food) Terbaik dan Murah

2. Pastikan Kucing Tidak Dehidrasi

Pentingnya menjaga asupan air minum pada kucing untuk mencegah tubuhnya mengalami dehidrasi. Kenapa kucing bisa mengalami dehidrasi? Biasanya kucing tiba-tiba lemas akan menunjukkan gejala awal berupa mual, muntah, dan diare sehingga banyak cairan tubuh yang akan dikeluarkan.

Sebelum itu, selalu pastikan juga kondisi air minum dan wadah air yang digunakan dalam kondisi benar-benar bersih dan tidak terkontaminasi virus, bakteri, dan kuman lain yang mungkin malah memperparah kondisi kesehatan kucing.

Cara mengatasi kucing dehidrasi dikarenakan muntah dan diare terlalu sering, Kamu bisa menggunakan larutan oralit, seperti Pedialyte yang mudah ditemukan dan umum juga dikonsumsi manusia.

Jika kesulitan menemukan Pedialyte, kamu cukup membuat larutan gula dan garam yang tersedia di rumah dan berguna agar tubuh kucing tidak mengalami dehidrasi, ya.

Baca Juga : 8 Cara Membuat Makanan Kucing Sendiri, Bahan Murah Dan Mudah Didapatkan

3. Lakukan Pemeriksaan Fisik Awal

Kucing lemas merupakan pertanda umum dari berbagai masalah medis yang dialami oleh peliharaanmu. Jika kamu datang dengan kondisi kucing tidak mau makan dan tidur terus disertai lemas, umumnya dokter hewan akan melakukan pemeriksaan awal mulai dari:

  • Menanyakan tanda-tanda lain yang muncul selain kucing lemas seperti adanya perubahan pola minum, buang air kecil, diare, batuk, bersin, mual, muntah, hingga penurunan berat badan.
  • Pemeriksaan fisik menyeluruh dengan melihat semua bagian tubuh kucing. Mulai dari bagian tubuh terluar seperti kepala, tubuh, ekor, dan kaki, apakah terdapat luka bekas bertengkar dengan kucing lain atau kecelakaan yang bisa menjadi penyebab kucing tiba-tiba lemas, dan pemeriksaan lainnya.

Selain itu, Pemeriksaan lanjutan tergantung seperti Tes Skrining Untuk Deteksi Masalah Kesehatan bisa kamu konsultasikan ke dokter hewan pilihan kamu ya.

Baca Juga : 8 Makanan Kucing Persia yang Bagus untuk Bulu dan Pencernaan

4. Perawatan Kucing Lanjutan

Setelah melakukan pemeriksaan awal hingga tes skrining, dokter hewan yang sudah mengetahui masalah kesehatan pada kucing akan memberikan perawatan lanjutan.

Selain tindakan medis yang perlu dilakukan, seperti operasi ada pula beberapa perawatan kucing lemas lanjutan yang umum diberikan, di antaranya:

  • Obat-obatan; dokter hewan akan meresepkan beberapa obat untuk mengobati penyakit yang diderita oleh kucing. Misalnya saja seperti antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri, obat untuk merangsang nafsu makan kucing, dan obat untuk mengatasi gejala lain.
  • Terapi cairan; umumnya diberikan melalui suntikan di bawah kulit untuk menjaga tubuh kucing tetap terhidrasi dan terpenuhi nutrisinya.
  • Terapi makanan tabung; jika kucing sulit untuk mengunyah makanan, terapi tabung akan mempermudah makanan cair atau lunak masuk langsung ke sistem pencernaan.
  • Teknik mengatur asupan makanan; Seringkali masalah kucing tiba-tiba lemas disebabkan karena ketidakcocokan dengan asupan makanan yang kamu berikan. Kamu bisa mencampur atau mengubah asupan makanan kucing untuk meredakan rasa bosan dan stres yang dialami.

Baca Juga : 6 Makanan Kucing Berlabel Grain Free Terbaik

 

Artikel Terkait :

error: Content is protected !!